
Inspirasi ?, Ya.. kata ini yang selalu menjadi alasan penghambat seseorang dalam berkreasi. Kata inspirasi memang sangat erat kaitanya dengan kehidupan sehari - hari, tanpa kata yang satu ini orang susah untuk berekspresi. Dan Karena susahnya inspirasi ini juga yang membuat saya menulis artikel yang sedang anda baca ini. Inspirasi kadang datang sendiri dengan cara tiba-tiba, tapi tak jarang juga ketika dibutuhkan justru inspirasi sulit dicari seperti menghilang entah kemana. Tidak heran jika seseorang mencari inspirasi sampai pergi jauh ketempat yang dianggapnya dapat menimbulkan sebuah ide atau gagsan yang berharga. Bahkan tak jarang orang yang rela mengeluarkan biaia untuk mencari sebuah kata berharga yang sangat mahal ini.
Kata inspirasi seperti bersinergi dengan kata Inovasi . Karena dari inspirasi akan muncul sebuah kunci yang akan membuka gerbang inovasi, dan dari inovasi inilah akan lahir sebuah prestasi. Hal Ini membuktikan bagaimana penting dan berharganya inspirasi. Inspirasi memang harus dicari, jika kita hanya berdiam diri maka jangan harap sebuah inspirasi akan menghampiri.Lalu bagaimana kita mencari inspirasi?. Sangatlah banyak cara untuk merangsang hal yang satu ini, kebanyakan orang mencari inspirasi dengan 3M yaitu Membaca, Melihat dan Merasakan.
Point yang pertama yaitu membaca, membaca adalah kebutuhan yang harus dimiliki setiap manusia, karena dengan membaca akan membuka wawasan dan tentunya menambah pengetahuan. Membaca bukan berarti hanya membaca sederet tulisan yang disusun menjadi sebuah kata, tetapi membaca juga bisa berarti membaca situasi dan kondisi. Ketika kita sudah bisa membaca suatu situasi dan kondisi, maka kita akan bisa masuk kedalam situasi tersebut sehingga dapat mengambil asumsi, dan dari asumsi ini akan lahir sebuah inspirasi.
Yang kedua adalah melihat, Untuk memunculkan sebuah inspirasi dengan cara yang satu ini, kita bisa melihat sesuatu yang menyegarkan jiwa dan fikiran kita. karena jika jiwa dan fikiran kita fresh maka inspirasi akan datang dengan begitu mudahnya.
Dan Yang terakhir adalah merasakan. Merasakan selalu dikaitkan dengan 2 panca indra perasa yang kita milki, yaitu kulit dan lidah. Memang benar dengan kita menggunakan baik kedua indra perasa tersebut akan ada banyak inspirasi yang akan kita dapatkan, tetapi jika kita merasakanya hanya dengan kedua indra tersebut saja maka yang akan kita dapatkan adalah hal-hal yang nyata saja, jika kita mencicipi sebuah makanan yang lezat maka respon lidahpun hanya akan merasakan nikmat dan lezatnya makanan tersebut saja. Beda halnya jika kita menggunakan indra perasa yang paling sensitif dan terjaga diri kita, kita tidak akan hanya merasakan realnya saja tapi kita akan merasakan makna dari hal yang kita rasakan. makanan yang tidak enak pun akan terasa lezat, yang sedikit akan terasa banyak dan yang tidak nyamanpun akan terasa nyaman. Tetapi indra yang satu ini hanya akan terasa begitu sempurna jika kita memagarinya dengan takwa. Inilah sumber inspirasi yang paling hakiki yaitu “sang raja diri” hati.
Rabu, 27 Januari 2010
Susahnya Cari Inspirasi
Diposting oleh dana satria di 01.25
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar